Category: Uncategorized

Home / Category: Uncategorized

Inti dari buku ini adalah bagaimana caranya memiliki pola pikir pintar untuk mengatur uang yang kita miliki. Ini bukan buku yang mengkisahkan tentang satu ayah kaya dan satu ayah miskin. Ayah kaya (rich dad) yang dimaksud di sini adalah ayah teman si penulis yang mengajarkan si penulis bagaimana memiliki pola pikir tentang bagaimana mengatur uang. Sedangkan ayah miskin yang dimaksud adalah ayah kandung si penulis sendiri yang sayangnya tidak pintar soal uang.

Judul : Rich Dad Poor Dad
Penyusun : Robert Kiyosaki
Tahun : 1997

1. Bangun Kerajaan Sedini Mungkin

Mungkin untuk yang sudah tua membaca segmen ini pasti agak murung mukanya. Tapi santai, pelajaran pertama ini berlaku untuk semua umur. Kalau anda yang membaca ini sudah relatif tua. Lebih baik untuk tidak menunda-nunda lagi untuk mengambil tindakan sekarang.

Tindakan finansial sekarang adalah mulai membangun aset dan bukan liabilitas.

Kalau belum punya kerajaan (bisnis dan aset sendiri), mulai lah dari sekarang. Memulai tidak harus langsung besar dan akhirnya menyiksa diri sendiri. Dunia tidak separah kata motivator yang mewajibkan anda untuk banting tulang dan bekerja keras hingga tulang anda patah.

Anda butuh tidur cukup, anda butuh makanan sehat, anda butuh kesehatan mental, anda butuh hiburan, dll.

Mulailah mengambil langkah kecil dari sekarang. Contohnya, menabunglah jika belum menabung, belajar mengatur uang, dll.

Lakukan: 

  • Mulai berinvestasi sekarang, dimulai dari investasi terkecil sekarang, seperti menabung.

2. Mengerti Betul Perbedaan Aset dan Liabilitas

Aset adalah kekayaan yang otomatis dapat menghasilkan uang dengan atau tanpa anda bekerja. Contoh aset: lahan yasan (real estate), rumah kosan, properti, saham, kekayaan intelektual, dll.

Liabilitas adalah kekayaan yang dapat merogoh uang dari kantong sendiri: Contoh: rumah, kartu kredit, kredit mobil, kredit motor, dll.

3. Fokus Menabung di Aset

Kalau sudah tau dan mengerti betul bedanya aset dan liabilitas. Saatnya mulai meminimalisir liabilitas yang sementara tidak diperlukan dan mulailah fokus menabung di aset.

Semakin banyak aset yang ditabung. Semakin banyak uang yang dapat dihasilkan secara instan setelahnya. Dan semakin terjamin kehidupan kaya di masa depan.

4. Aset Terbaik Adalah Diri Anda Sendiri!

Ya. Jika anda bingung atau berpikir belum punya modal untuk menabung di aset. Cukup ketahui, diri anda sendiri sudah merupakan aset terbaik yang anda miliki. Terutama jika anda masih muda. Investasi terbaik adalah investasi pada diri anda sendiri.

  • Investasi pada kesehatan diri sendiri, dengan kata lain, jaga kesehatan fisik dan mental seperti berolahraga teratur, makan sehat dan teratur, bergaul dengan orang positif, dll.
  • Investasi pada ilmu pengetahuan, dengan kata lain belajar. Beli buku, luangkan waktu untuk membaca setiap hari, menonton video edukasi yang tepat, dll.

Lakukan: Mulai kecil seperti membeli buku-buku yang menunjang tentang ilmu bisnis dan keuangan dan juga buku tentang keahlian yang anda punya. Mulailah belajar untuk menikmati kebiasaan membaca dan mengedukasi diri sendiri.

5. Fokus pada Bisnis Anda Sendiri

Sebenarnya anda bisa mulai membangun bisnis anda sendiri saat anda masih bekerja dengan orang lain.

Kebanyakan orang fokus belajar suatu jurusan di universitas untuk mendapatkan pekerjaan. Bayangkan jika anda belajar di universitas untuk mengasah keahlian anda untuk bisnis anda sendiri? dan bukan untuk fokus naik pangkat di suatu perusahaan yang justru membuat anda bergantung pada perusahaan tersebut secara finansial.

Meskipun anda bekerja dengan orang lain. Gunakanlah gaji dan ilmu yang anda dapatkan dari pekerjaan anda untuk diinvestasikan lagi.

Lakukan:

  • Tetap pertahankan pekerjaan anda di perusahaan anda
  • Terapkan apa yang anda pelajari di perusahaan anda sekarang untuk memulai bisnis sendiri
  • Jika bisnis yang ingin anda mulai tidak sesuai dengan pekerjaan anda sekarang. Mulai asah skill atau pengetahuan anda di bisnis yang anda ingin mulai sementara anda bekerja.
  • Berbisnis dan belajarlah di bidang yang paling anda kuasai atau paling mudah untuk anda untuk menjaga ketenangan dan kedamaian hidup anda. Karena hidup itu baiknya memberikan rasa kepuasan, kedamaian, dan kebahagiaan. Love what you do and do what you love.

Ulasan buku ini akan dilanjutkan di bagian dua.